Pesan Menteri Agama Republik Indonesia untuk IABN Sriwijaya: Kampus Harus Berdampak bagi Masyarakat dan Berlandaskan Agama
Tangerang, 21 Oktober 2026 — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menekankan bahwa perguruan tinggi harus menghadirkan dampak nyata, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Pesan ini menjadi arah penting bagi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Tangerang dalam mengembangkan institusi dan mengoptimalkan pemanfaatan Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan.
Keberadaan gedung diharapkan tidak sebatas menunjang kegiatan akademik dan administrasi, tetapi juga menjadi sarana pelayanan informasi, edukasi, dan kolaborasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan fasilitas kampus perlu diikuti program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan memiliki potensi untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan. Selain melayani kebutuhan mahasiswa dan calon mahasiswa, fasilitas ini dapat mendukung kegiatan literasi, sosialisasi beasiswa dan penerimaan mahasiswa baru, diskusi edukatif, serta pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemanfaatan tersebut dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat. Program yang diselenggarakan perlu berangkat dari kebutuhan nyata agar keberadaan gedung memberikan manfaat yang terukur, bukan hanya menjadi fasilitas pendukung aktivitas internal kampus.
Menteri Agama juga mengingatkan pentingnya mengimbangi pencarian ilmu pengetahuan dengan ilmu agama agar seseorang mampu bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan. Penguasaan ilmu dan teknologi perlu disertai landasan moral serta tanggung jawab dalam penerapannya.
Bagi IABN Sriwijaya sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha, prinsip tersebut relevan dengan pendidikan yang memadukan kompetensi akademik dan nilai-nilai Buddha-Dharma. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai bidang keilmuan dan menghadapi dunia kerja, tetapi juga untuk membangun karakter, integritas, kepedulian, dan kebijaksanaan.
Pesan Menteri Agama menjadi pengingat bagi IABN Sriwijaya bahwa perkembangan institusi perlu diiringi peningkatan mutu pendidikan dan kontribusi sosial. Melalui optimalisasi Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, IABN Sriwijaya diharapkan mampu memperluas akses informasi, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menghubungkan kemajuan akademik dengan pengabdian nyata.
Dengan demikian, keberhasilan IABN Sriwijaya tidak hanya diukur dari perkembangan fasilitas dan capaian akademik, tetapi dari sejauh mana ilmu pengetahuan, nilai-nilai Buddha-Dharma, dan pelayanan pendidikan mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
Gedung Pusat Layanan Informasi Pendidikan harus menjadi ruang yang menghubungkan ilmu dengan pengabdian, sementara proses pendidikan harus melahirkan insan yang tidak hanya cerdas dalam pengetahuan, tetapi juga bijaksana dalam berpikir, berintegritas dalam bertindak, dan peduli terhadap sesama. Inilah esensi kampus berdampak: ketika kemajuan institusi tidak berhenti pada pencapaian internal, tetapi hadir sebagai manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)