STABN Sriwijaya Luluskan 74 Mahasiswa Program Sarjana dan Magister pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026
Tangerang, 30 Juli 2026 – Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya kembali mencatatkan prestasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan meluluskan 74 mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2) pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026. Prosesi yudisium berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur sebagai penanda berakhirnya proses akademik mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan seluruh persyaratan studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan yudisium dihadiri oleh Ketua STABN Sriwijaya, para Wakil Ketua, Ketua Senat, para dosen, ketua program studi, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta yudisium. Momen ini menjadi salah satu tahapan akademik yang sangat penting sebelum para mahasiswa mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk pengukuhan resmi atas gelar akademik yang diperoleh.
Yudisium merupakan proses akademik yang menetapkan kelulusan mahasiswa setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan akademik maupun administratif. Pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026 ini, sebanyak 74 mahasiswa dari jenjang Program Sarjana (S1) dan Program Magister (S2) resmi dinyatakan lulus.
Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta dedikasi para mahasiswa selama menempuh proses pendidikan di STABN Sriwijaya. Selain itu, capaian ini juga tidak terlepas dari peran dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembelajaran.
Dalam sambutannya, Ketua STABN Sriwijaya, Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan studi. Beliau menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki fase kehidupan baru sebagai insan akademis yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang hari ini resmi dinyatakan lulus. Keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, dan doa yang mengiringi perjalanan akademik Saudara sekalian. Jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ungkapnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa lulusan STABN Sriwijaya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik almamater serta terus mengembangkan kompetensi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha, STABN Sriwijaya tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Dhamma. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan menjadi pribadi yang memiliki integritas, profesionalisme, kepedulian sosial, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global yang semakin pesat, lulusan juga dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang baik, kolaborasi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.
Nilai-nilai Buddhis seperti mett? (cinta kasih), karu?? (welas asih), paññ? (kebijaksanaan), dan s?la (moralitas) diharapkan menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian para lulusan di masa depan.
Melalui kompetensi yang telah diperoleh selama masa studi, lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam memperkuat moderasi beragama, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Selain itu, para lulusan juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan, penelitian, pelatihan profesional, maupun berbagai kegiatan pengembangan kompetensi lainnya agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan meluluskan 74 mahasiswa pada Yudisium Tahap Pertama Tahun 2026 menjadi bukti komitmen STABN Sriwijaya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas. Berbagai inovasi terus dilakukan, mulai dari penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualitas dosen, pengembangan penelitian, hingga transformasi layanan akademik berbasis digital.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya pengembangan kelembagaan yang terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas tata kelola institusi dan memperluas kontribusi STABN Sriwijaya dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Dengan bekal kompetensi akademik, pengalaman organisasi, serta karakter yang kuat, para lulusan diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan berintegritas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)