Dalam Semangat Persatuan dan Kebangsaan, Sivitas Akademika STABN Sriwijaya Turut Mensukseskan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas)
Jakarta, 1 Agustus 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat nilai-nilai persatuan, kebangsaan, dan kerukunan antarumat beragama, sivitas akademika Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan bangsa, mempererat persaudaraan lintas agama, serta memperkokoh semangat kebhinekaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Keikutsertaan STABN Sriwijaya dalam kegiatan nasional ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun harmoni sosial, memperkuat moderasi beragama, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Melalui doa yang dipanjatkan sesuai keyakinan masing-masing, kegiatan ini mencerminkan kekayaan Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai di tengah perbedaan agama, suku, budaya, dan bahasa.
Bagi sivitas akademika STABN Sriwijaya, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata implementasi nilai-nilai kebangsaan sekaligus pengamalan ajaran Buddha yang mengedepankan cinta kasih (mett?), welas asih (karu??), kebijaksanaan (paññ?), dan hidup harmonis dengan sesama.
Sebagai perguruan tinggi keagamaan Buddha di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia, STABN Sriwijaya senantiasa mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat moderasi beragama sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keikutsertaan dalam Doa Kebangsaan merupakan refleksi dari komitmen institusi untuk terus menanamkan sikap toleransi, saling menghargai, serta membangun dialog yang konstruktif antarumat beragama.
Di tengah tantangan global, perkembangan teknologi informasi, dan meningkatnya dinamika sosial, nilai-nilai moderasi beragama menjadi semakin penting sebagai fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, inklusif, dan harmonis.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa STABN Sriwijaya memperoleh pengalaman berharga untuk menyaksikan secara langsung semangat persatuan yang diwujudkan melalui kebersamaan lintas agama. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memperkuat wawasan kebangsaan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga karakter kebangsaan yang kuat, mampu menghargai keberagaman, serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Semangat tersebut sejalan dengan visi STABN Sriwijaya dalam mencetak lulusan yang berintegritas, moderat, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa dan kemanusiaan.
Pelaksanaan Doa Kebangsaan juga menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan dalam membangun persatuan di tengah perbedaan.
Melalui kebersamaan dalam doa, seluruh peserta menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Indonesia yang aman, damai, maju, dan sejahtera.
#sriwijayauntuksemua
#jayasriwijaya
Penulis Berita : Mohamad Yogi Yanuar (Pranata Komputer Ahli Pertama)